Rabu, 27 Februari 2013

Ikan hiu  merupakan salah satu  biota laut yang mempunyai kerangka tulang rawan dan mempunyai 5 - 7 ingsang untuk bernapas. Ikan hiu merupakan predator buas yang menduduki konsumen puncak pada rantai makanan biota laut. Selain memangsa biota laut, ikan hiu juga memangsa manusia, sebanyak 12 orang tewas dalam 46 serangan hiu dalam 2011. Angka korban jiwa tersebut mencerminkan kenaikan lebih 25 persen dibanding rata - rata di bawah tujuh persen dalam 10 tahun terakhir, ungkap statistik dari University of Florida. 







Dengan ukuran paling besar 41 kaki dan berat hingga 15 tons, sangat mudah bagi hiu untuk memangsa manusia, dengan gigi yang tajam dan rahangnya yang kuat. Walaupun demikian, hiu bsia menjadi makanan yang lezat di berbagai penjuru dunia. Kuliner hiu yang paling terkenal adalah sirip hiu. Banyak restoran yang menyulap hewan buas ini seperti sup sirip hiu,  hiu goreng crispy, hiu rica rica. Hidangan dari hiu sangatlah lezat, begitu juga dengan harganya. Harga untuk 1 porsi bermangkuk kecil untuk sup sirip hiu berkisar Rp 350.000,00. wow








Menggugah selera bukan?? selain lezat, hiu juga bermanfaat bagi manusia diantaranya
1.     Minyak hati untuk bahan pencelupan dan industri tekstil, pabrik pelumas, cat, kosmetik,  juga sumber vitamin A dan produk 
2.     Minyak squalane dari hati untuk dibuat dibuat obat ( bersifat medis, dan sudah di uji 
3.     Darahnya digunakan digunakan dalam bidang kedokteran ( sebagai anti 
4.     Kornea matanya,  untuk transplantasi mata 
5.     Tulang rawan dan sari tulang rawannya, digunakan untuk pengobatan penyakit tulang, kanker, kulit biautan dan obat luka 
6.     Giginya, untuk perhiasan dan senjata ( oleh suku maori ) serta 
7.     Kulit digunakan untuk bahan makanan, penggosok dan pembuatan pakaian renang.

Banyaknya manfaat hiu bagi manusia menyebabkan populasi hiu semakin berkurang, 30 juta hingga 70 juta ekor hiu yang dibunuh manusia setiap tahunnya, papar para ilmuwan. Banyak nelayan di dunia, khususnya di Indonesia hanya mengambil siripnya, dengan memotong siripnya lalu mengembalikannya ke laut, yang lama kelamaan akan mati dengan sendirinya. Sungguh kejam. 







Dengan berkurangnya populasi hiu yang sangat besar karena ulah manusia, keseimbangan ekosistem terganggu karena hilangnya konsumen puncak yang berfungsi menyeimbangkan kosumen dibawahnya. Jika ini tidak dihentikan, peningkatan kosumen 2 semakin banyak dan hilangnya biota laut lainnya akan terjadi. 
Jadi mulai sekarang, selamatkan hiu untuk semuanya, mulai dari sendiri dan hal yang kecil, salah satunya tidak memakan segala macam hidangan hiu. #savesharks. (Dany Gunawan)